Wednesday, May 26, 2010

Tutorial instal Apache server

Di modul ini kita akan mempelajari bagaimana cara untuk menginstal Apache Server, PHP dan MySQL dibawah OS Windows, sebagai referensi saya menggunakan OS Windows XP SP2.
Dibawah ini adalah versi dari program2x yang akan kita gunakan dalam simulasi ini:
- Apache Server 2.2.8-win32-x86-no_ssl.msi
- PHP 5.2.5-Win32.zip
- MYSQL-essential-5.0.51b-win32.msi
Apache Server 2.2.8
Pertama yang harus kita lakukan adalah mendownload Apache http://httpd.apache.org/download.cgi, klik untuk menuju tkp. Kemudian pilih seperti yang telah ditandai dengan warna merah dibawah ini:

Setelah selesai penyedotan double klik file tersebut untuk memulai penginstalasian.

Tanpa basa-basi klik next.

Tandai “I accept the terms in the lisense agreement,” kemudian klik next.

Klik next, kemudian isikan seperti di bawah:
Network Domain: localhost
Server Name: localhost
Administrator’s email address: admin@localhost

Klik next pilih: “Typikal” untuk tipe penginstalasian.

Kemudian klik “Change” untuk mengubah folder tujuan penginstalasian. Sebagai contoh kita akan menginstal program ini ke “C:\Apache Server” Nanti untuk PHP dan MySQL akan kita instal di folder yang sama juga, sehingga kelihatan lebih simpel, mudah diingat, aman dan terkendali. setuju?
Jadi buat sebuah folder di drive C dengan nama “Apache Server.”

Setelah anda membuat folder tujuan tersebut, maka akan terlihat seperti berikut ini:

Setelah anda merasa yakin, klik next untuk melanjutkan.

Kemudian klik instal,

Tunggu beberapa saat, setelah selesai klik “Finish” Apache Server siap di hidangkan.

Sebuah icon akan tampil di taskbar seperti pada gambar dibawah ini. Dengan mengklik kiri, dari sini kita dapat menghentikan (stop), memulai (start) dan memulai kembali (restart) Apache Server, perlu diingat bahwa setiap kali kita melakukan perubahan pada file pengaturan (configuration file) selalu lakukan “Restart” agar perubahan segera di baca oleh Server.

Untuk mengetahui bekerja tidaknya server tersebut buka browser dan ketikkan di address bar “localhost” atau “http://localhost/” jika ditampilkan seperti berikut ini berarti server tersebut telah bekerja dengan baik. Congratulations…

Selanjutnya kita akan melakukan sedikit perubahan pada file pengaturan Apache Server ini. File pengaturannya tersebut ada di: “C:\Apache Server\conf\httpd.conf” atau anda bisa mengaksesnya dari: Start Menu > All Programs > Apache HTTP Server 2.2 > Edit the Apache httpd.conf Configuration File.
Ketika kita mengetikkan “http://localhost/” di browser, file yang ditampilkan tersebut berada di “C:\Apache Server\htdocs” ini yang disebut dengan “Documentroot” jadi file yang bernama index didalam folder ini akan secara otomatis ditampilkan oleh browser.
Karena kita nantinya akan sering mengakses folder ini, maka ada baiknya kita menggantinya kesebuah folder tersendiri yang lebih ringkas dan mudah mengaksesnya.
Buat sebuah folder di drive C dengan nama My Websites.
Kemudian buka file configurasi apache server “httpd.conf”
Cari baris yang seperti dibawah ini:

DocumentRoot "C:/Apache Server/htdocs"
Ubah menjadi:
DocumentRoot "C:/My Websites"
Kemudian cari kembali baris seperti berikut:
<Directory "C:/Apache Server/htdocs">
Ubah menjadi
<Directory "C:/My Websites">
Buka Notepad salin kode dibawah ini:
<html><body><h1>Berhasil!!!</h1></body></html>
Kemudian simpan file tersebut ke C:\My Websites dengan nama index.html
Sekarang Restart server. Kemudian di browser ketik kembali “http://localhost/” dan Enter.
Jika tidak ada problem maka browser akan menampilkan seperti berikut:

0 comments:

QoinPro.com: Free Bitcoins every 24 hours

Quin Pro

QoinPro.com: Free Bitcoins every 24 hours

Featured Posts Coolbthemes

.